About

Thursday, 14 November 2013

WordPress Hosting - Tips Untuk Mencegah WordPress Anda Terserang Dari Malware



Mungkin Anda sudah sering mendengar istilah Malware, namun kurang tahu maknanya. ‘’Malware” adalah program komputer yang diciptakan dengan maksud dan tujuan utama mencari kelemahan software. Umumnya Malware diciptakan untuk membobol atau merusak suatu software atau sistem operasi. Contoh dari Malware adalah Virus, Worm, Wabbit, Keylogger, Browser Hijacker, Trojan Horse, Spyware, Backdoor, Dialer, Exploit dan rootkit .
Laptop atau PC saja bisa terserang malware atau virus, maka begitu pula dengan WordPress anda. Mereka bisa masuk dari mana saja. Ketika anda upload data, atau ada celah di website. Meskipun server anda sudah dilengkapi dengan sekuriti yang bagus pun belum tentu anda bebas dari bayang-bayang malware. 
 
 
Berikut adalah beberapa tips yang cukup ampuh untuk menjauhkan anda dari serangan malware:

1. Update! Update!
Sebagian besar para hackers bisa membobol karena  Plugin atau WP yang sudah outdate. Nah, maka dari itu tidak ada alasan untuk tidak meng-update!

2. Menghapus account 'admin'
Cara ini akan membuat lebih sulit para hacker. WordPress memungkinkan Anda untuk bisa mengakses administrator ke user yang lain. Jadi, lebih baik janganlah menggunakan username 'admin'. Gunakanlah username dengan nama unik lainnya.

3. Pasang AntiVirus
Pastikan laptop atau PC yang Anda gunakan untuk berinteraksi dengan hosting / server (upload data, login ke administrator, dlsb) itu bebas dari virus atau Malware. Pasang antivirus yang terpercaya di perangkat Anda.

4. Ubah password.
Malware mungkin sudah tahu password anda. Sebaiknya password diubah secara berkala. Password tersebut meliputi password akun windows, password e-mail, dll.

5. Sembunyikan wp-config.php
Ini adalah file lain yang paling rentan terhadap serangan dan secara default akan berlokasi di your_host / wordpress / wp-config.php. Anda dapat memindahkannya ke direktori root yaitu your_host / wp-config.php karena WordPress secara otomatis memeriksa direktori root untuk file ini jika tidak menemukannya di lokasi default.

6. Gunakan Sumber Terpercaya Untuk Themes dan Plugin
Waspadalah terhadap themes dan plugin bajakan, mereka biasanya mengandung malware atau spam bots yang akan menghambat kinerja situs Anda . Yang lebih fatalnya lagi, akan mencuri informasi penting dan virus menyebar ke penggunanya. 

Itu tadi beberapa tips yang bisa Anda lakukan. Lebih baik lagi gunakanlah SFTP atau SSH bukan FTP. Gunakan SSL bila memungkinkan. HTTPS adalah cara yang paling disukai dan aman bertransaksi online.

Ingin mendapatkan PHP Hosting Murah, Terbaik dan Berkualitas?

msJaringanHosting.com adalah provider ASP.NET dan Windows Hosting No #1 di Indonesia sesuai dengan rekomendasi dari pihak Microsoft. Microsoft memberikan rekomendasi ini berdasarkan pada beberapa persyaratan utama, yaitu: WebMatrix, WebDeploy, Visual Studio 2012, ASP.NET 4.5, ASP.NET MVC 4.0, Silverlight 5 and Visual Studio Lightswitch. Untuk keterangan lanjutan, silahkan klik disini!   

 

Tuesday, 24 September 2013

Wordpress Hosting - Bagaimana Cara Melindungi Blog Wordpress Anda?


Banyak orang kenal dengan WordPress karena WordPress adalah server blog yang cukup terkemuka saat ini. Satu orang dapat memiliki banyak blog yang bisa saja menghasilkan uang dari jika digunakan untuk pemasaran. WordPress adalah platform yang bekerja dalam menyediakan suatu sistem di mana orang bisa masuk. Ini adalah alasan yang sama mengapa ada hacker yang bisa mendapatkan blog tertentu untuk dirinya sendiri dalam rangka untuk merusak atau manfaat darinya.

Ada beberapa cara untuk mengamankan blog WordPress Anda, terutama dari hacker. Hacker adalah orang-orang yang mendapatkan account Anda tanpa izin Anda. Ada beberapa cara untuk mencegah mereka dari terus mendapatkan account Anda.

1. Membuat password yang ‘cerdas’ untuk account Anda. Password harus dibuat dengan angka dan karakter khusus. Anda dapat menggabungkan mereka dan membuat huruf kecil.
2. Membeli plugin keamanan untuk blog WordPress Anda. Ada beberapa plugin keamanan di luar sana yang menjanjikan keamanan yang optimal untuk blog Anda. Salah satunya WordPress Security Scan. Plugin ini akan melakukan scan sistem untuk meningkatkan keamanan.
3. Mendapatkan SSL encyption Keamanan untuk blog WordPress Anda. SSL Security membuat komunikasi yang aman dan terenkripsi untuk blog Anda. Anda juga dapat menyimpan semua cookie dan history sehingga semua transaksi dicatat. Pastikan bahwa semua blog Anda mendapatkan keamanan SSL untuk perlindungan maksimal dari hacker
4. Back up atau buat salinan blog Anda secara teratur juga dapat membantu Anda dalam mengamankan blog dari hacker WordPress. Anda harus menyimpan salinan file Anda, merhasiakannya dalam sistem cadangan sehingga Anda yakin kalau Anda mempunya salinan. Salinan akan dapat digunakan sewaktu-waktu Anda membutuhkan.

Monday, 9 September 2013

PHP Hosting - Cara Backup dan Restore file database MySQL Server menggunakan Control Panel Plesk

Setelah kemarin kita membahasa mengenai belajar restore dan backup file dengan menggunakan Ms.SQL Server 2012 dan Ms.SQL Server 2008 kini saatnya kita belajar untuk melakukan backup dan restore file database MySQL 5 dengan menggunakan PHPMyAdmin server.

Cara membackup file database MySQL Server
Untuk dapat membackup file database MySQL dari Control Panel Plesk, hal-hal yang harus kita lakukan yaitu :
1. Buka Control Panel Plesk dari server A (misalnya) lalu, ikuti seperti gambar dibawah ini :
2. Setelah itu kemudian pilih menu MySQL seperti gambar dibawah ini kemudian klik pojok kanan untuk melihat file database MySQL yang terdapat pada server A.
3. Kemudian setelah itu klik WebAdmin agar nanti diarahkan ke browser phpMyAdmin server A.
4. Jika sudah masuk kedalam web browser phpMyAdmin, kemudian kita pilih "Database" seperti gambar dibawah ini:
5. Kemuadian akan masuk ke halaman list database yang akan kita backup, pilih salah satu file database yang diinginkan :
6. Setelah memilih file database yang diinginkan kita kemudian mengkilk menu "SQL" lalui menceklist "save as" dan kemudian memberikan nama (jika tidak ingin repot samakan nama asli dengan nama baru) kemudian klik "go", seperti gambar dibawah :
 7. Setelah kita mengklik "go" maka akan muncul tampilan untuk proses pendownload-an file database yang kita pilih, selesailah proses backup file database dari server A.